Apakah Anda berencana membuat atasan wanita atau kemeja pria? Untuk kebutuhan tersebut pastinya Anda harus berbelanja kain. Nah, sebelum berbelanja sebaiknya ketahui terlebih dahulu berbagai jenis kain yang paling dicari, karakter jenis kain dan kisaran harganya. Pengetahuan ini sangat penting agar Anda tidak bingung menjatuhkan pilihan ketika melihat begitu banyak pilihan kain di toko kain!

1. Kain Jersey

Kain jersey adalah jenis kain yang halus, tidak berbulu namun elastis atau melar. Kain jersey juga ringan dan jatuh. Dengan karakter seperti ini, kain jersey akan mencetak bentuk tubuh jika digunakan untuk pakaian.

Selain kerap dipilih untuk bahan busana, kain ini kerap dipakai untuk keperluan dekorasi dan hijab atau pashmina. Namun hijab atau pashmina berbahan kain jersey tak disarankan bagi mereka yang berwajah bulat. Sebab akan membuat wajah terlihat semakin bulat karena bahan ini cenderung sulit dibentuk. Kain jersey dijual dengan harga berkisar antara 25 ribu hingga 50 ribu per meter.

2. Kain Chiffon atau Kain Sifon

Kain chiffon adalah jenis kain yang tipis, halus dan transparan. Bahan chiffon cenderung jatuh dan melayang. Untuk perawatan, sebaiknya hindari mencuci menggunakan mesin cuci. Selain itu, pisahkan kain chiffon dari kain lainnya karena kain ini bersifat menyerap warna.

Kain chiffon memiliki kekurangan yakni tidak menyerap keringat. Karena itu, sebaiknya padukan dengan busana yang berbahan menyerap keringat dan bahan chiffon sebagai lapisan luarnya. Selain untuk busana, bahan ini juga kerap dipilih sebagai bahan untuk hijab atau pashmina.

3. Kain Katun Ima

Kain katun ima adalah jenis kain yang halus, tidak berbulu dan memiliki daya serap tinggi sehingga terasa adem saat dipakai. Pilihan warnanya sangat beragam dan warnanya pun tahan lama. Namun kain katun ima cenderung mudah kusut dan rentan terkena jamur.

Kain katun ima menjadi salah satu jenis bahan favorit yang dipilih untuk berbagai busana termasuk untuk hijab. Kain katun ima dibanderol dengan harga sekitar 35ribu hingga 40ribu per meter.

4. Kain Cotton Combed

Kain cotton combed adalah jenis kain yang umumnya dipakai sebagai bahan pembuat kaos. Kain cotton combed memiliki tekstur yang lembut, kuat, tak mudah robek, menyerap keringat dan adem saat dipakai.

Dalam industri fashion, kain cotton combed diproduksi menjadi kaos dan kemudian ditambahkan dengan desain yang disablon di bagian depan atau belakang. Kain cotton combed memiliki ketebalan berbeda-beda yang ditandai dengan angka di belakangnya. Misalnya 20S, 30S, 40S. Semakin kecil angkanya, maka semakin tebal pula kainnya.

5. Kain Crepe

Kain crepe disebut sebagai bahan stretch mekanik 4 sisi. Artinya, jika ditarik maka bahan ini akan kembali seperti semula. Kain crepe termasuk jenis kain yang mudah dibentuk. Teksturnya lembut, jatuh, berserat, adem dan nyaman dipakai. Kain crepe cukup tebal namun tidak menerawang. Di pasaran, kain crepe bisa diperoleh dari harga 20rb hingga 45rb per meter.

Source: Tokopedia.com

6. Kain Rayon

Kain rayon disebut juga dengan nama kain santung. Kain rayon memiliki tekstur yang halus, lembut, jatuh dan agak licin. Kain rayon ini adem dipakai dan menyerap keringat namun mudah kusut. Untuk warna-warna cerah, kain rayon cukup menerawang. Kain ini menjadi pilihan favorit untuk membuat aneka busana termasuk juga mukena. Harga kain rayon berkisar antara 25rb hingga 35rb per meter.

7. Kain Katun Jepang

Kain katun jepang menawarkan warna-warna dan motif yang indah. Kain katun jepang memiliki serat kain yang lembut, permukaannya halus dan tidak berbulu. Daya serapnya sangat bagus dan bahkan lebih bagus dari jenis katun biasa. Warnanya sedikit mengkilap namun awet dan tak mudah luntur.

Dengan karakter yang begitu istimewa, wajar jika harga kain katun jepang terbilang mahal. Di pasaran, kain katun jepang bisa diperoleh mulai dari harga 30rb hingga 70rb per meter. Kain ini cocok untuk dipilih untuk membuat aneka busana, sprei hingga aneka kerajinan.

8. Kain Wool Peach atau Kain Wolfis

Kain wolfis mempunyai serat yang halus dan rapat. Kain wolfis termasuk kain yang tebal namun ringan. Kain wolfis tidak panas, tidak mudah kusut, mudah disetrika, tidak licin dan juga tidak menerawang.

Dengan sederet karakter tersebut, kain wolfis kerap dipilih sebagai bahan pembuat gamis hingga khimar. Harga kain wolfis berkisar antara 25ribu hingga 35rb per meter.

Perlu diingat, saat ini dipasaran tersedia jenis kain wolfis premium dan kain wolfis kualitas biasa. Untuk membedakannya, perhatikan karakteristiknya. Kain wolfis premium tidak menerawang, jatuh dan halus. Sedangkan kain wolfis kualitas biasa karakteristiknya hampis sama namun seratnya cukup longgar sehingga menerawang.

9. Jenis Kain Baloteli

Kain baloteli cukup mudah dikenali. Saat diraba, permukaan kain akan terasa agak kasar karena ada garis-garis pada teksturnya. Kain baloteli termasuk berbahan tebal tetapi ringan, lembut dan jatuh. Serat kainnya terbilang rapat sehingga tidak menerawang. Namun kain baloteli agak panas jika digunakan sebagai bahan pembuat busana terutama model gamis atau khimar.

10. Kain Bubble

Kain bubble mudah dikenali. Kain bubble memiliki gelembung-gelembung seperti kulit jeruk. Kain ini mempunyai serat yang padat, tebal namun ringan dipakai. Kain bubble juga tidak mudah kusut dan sedikit agak melar.
Kain bubble cocok untuk bahan aneka busana atasan maupun bawahan. Pilihan warnanya pun beragam dan tersedia dalam aneka pilihan motif. Harga per meter kain bubble antara 20ribu hingga 35ribu per meter.

Source: Tokopedia.com

11. Kain Maxmara

Kain maxmara disebut juga kain sutra satin karena memiliki tekstur yang halus dan lembut. Bahannya ringan, jatuh, tidak menerawang, mudah dibentuk dan tak mudah kusut. Tampilannya glowing tetapi tidak mengkilat seperti kain satin biasa.

Kain maxmara menawarkan warna-warna yang terang dengan motif-motif yang menarik. Kain maxmara cocok dibuat menjadi gamis maupun gaun-gaun pesta karena terlihat mewah. Harga per meter kain maxmara berkisar antara 35rb hingga 120rb per meter.

12. Kain Spandex

Kain spandex cukup banyak peminatnya. Kain spandex mempunyai karakter yang halus, lembut dan lentur. Kain spandex mampu menyerap keringat dengan baik, adem dipakai dan nyaman. Selain untuk busana, kain spandex juga kerap dipilih sebagai bahan pembuat masker. Tergantung pada jenis dan kualitasnya, harga kain spandex berkisar antara 30ribu hingga 70ribu per meter.

13. Jenis Kain Microtex

Kain microtex adalah kain yang terbuat dari serat polyester microfibrer. Kain microtex memiliki tekstur yang extra lembut dan halus. Biasanya kain ini digunakan sebagai bahan pembuatan sprei. Kain microtex tersedia dalam pilihan kain polos tanpa motif dan juga beragam motif anak-anak hingga dewasa. Harga kain microtex juga cukup terjangkau sekitar 20ribu per meter.

source: Tokopedia.com

14. Kain Garbadine

Kain garbadine adalah jenis kain berkualitas tinggi dengan ciri khas adanya garis-garis diagonal pada tekstur kain. Jika dilihat sekilas, permukaan kain mirip dengan jenis kain twill. Perbedaannya terletak pada kerapatan kainnya. Kain gabardine memiliki kerapatan yang lebih renggang bila dibandingkan dengan kain twill.

Biasanya kain garbadine ini digunakan sebagai bahan untuk membuat seragam yang dikenakan di lapangan. Misalnya saja seragam petugas keamanan. Adapun harga kain garbadine berkisar antara 40ribu hingga 50ribu per meter.

15. Kain Katun Paris

Kain katun paris adalah jenis kain paris yang terbuat 100% dari katun 60s sehingga nyaman dikenakan. Kain katun paris memiliki ciri khas tipis dan cenderung menerawang dengan serat kain yang cukup rapat. Kain katun paris banyak dicari sebagai bahan baku pembuatan baik cap maupun batik tulis, kerajinan kain shibori, ecoprint dan industri sejenis lainnya. Kain katun paris polos bisa diperoleh dengan harga mulai dari 32ribu rupiah.

Source: Tokopedia.com

Nah, itulah berbagai jenis kain yang paling banyak dicari, karakter bermacam-macam jenis kain dan kisaran harganya. Pilih dengan tepat agar nantinya busana yang dihasilkan nyaman dipakai. Happy shopping!